Ahli Fiqir – Derita Merindu
L
Kau katakan cinta gunakan akal
Bila aku gunakan, kau yang menyangkal
Bagaimana nak kekal
Kau katakan cinta gunakan minda
Bila aku gunakan
Kau yang tak percayaâ?¦ bagaimana nak bahagia
P
Maafmu tak bererti, kau mudah sesali
Berulang kali telah kau mungkiri
Manis mulut berjanji terpedaya lagi
Menanti biar terus didustai
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
L
Dan aku cuba sedaya upaya
Telah ku usaha dengan sepenuh jiwa
Bagaimana hendak ku lupa
bayangan wajahmu selalu di depan mata
harum baumu masih dapat ku hidu
Bagaimana ingin aku membencimu
Jikalau setiap hari merindu
Sekiranya derita merinduimu itu sebenarnya bahagia..
Aku pilih derita..
P
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Mungkinkah esok atau lusa walau biarpun lama
Akan ku biar tiada, ku tetap kan setia
Entah bila akan tiba sampai jua harimu yang sama
Esok seperti semalaman yang tak berubah
Kaulah tanda tanyaâ?¦ kau tiada titik noktah
Ku dibuai mimpi lena dikejut igau semula
Kaulah tanda tanyaâ?¦ kau tiada titik noktah
Ku dibuai mimpi lena dikejut igau semula
L
Seandainya kau berada di depan mata
Mudah untuk aku berkata-kata
Supaya dapatku melihat seraut wajahmu
Walaupun belum tentu kau mahu bertemu
Apalagi memandangku
Setelah ku turutkan segala kemahuan kau mainkan perasaan
Begitu mudah kau ucapkan terimalah saja kenyataanâ?¦
Aku masih terkilan
P
Maafmu tak bererti, kau mudah sesali
Berulang kali telah kau mungkiri
Manis mulut berjanji terpedaya lagi
Menanti biar terus didustai
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
L
Jika kau dapat memahami hati seorang perindu
Baru kau tahu derita hatiku
Jika suatu hari nanti giliran kau merindu
Baru kau ingat derita diriku
Segala yang berlaku bukan kemahuanku
Apa gunanya bahgia
Jikalau bahagia bersamamu hanyalah untuk sementara waktu
Aku pilih derita merinduimu
P
Maafmu tak bererti, kau mudah sesali
Berulang kali telah kau mungkiri
Manis mulut berjanji terpedaya lagi
Menanti biar terus didustai
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Popularity: 1% [?]
1 Comment
Leave a comment
Advertisement
Categories
Archives
- January 2012 (1)
- December 2011 (1)
- November 2011 (8)
- June 2011 (1)
- April 2011 (3)
- March 2011 (11)
- February 2011 (7)
- January 2011 (9)
- December 2010 (16)
- November 2010 (22)
- October 2010 (6)
- May 2010 (1)
- April 2010 (5)
- March 2010 (6)
- February 2010 (7)
- January 2010 (11)
- December 2009 (18)
- November 2009 (14)
- October 2009 (1)
- September 2009 (1)
- August 2009 (6)
- July 2009 (6)
- June 2009 (7)
- May 2009 (9)
- April 2009 (4)
- March 2009 (8)
- February 2009 (11)
- January 2009 (11)
- December 2008 (18)
- November 2008 (6)
- October 2008 (3)
- September 2008 (3)
- August 2008 (2)
- July 2008 (4)
- June 2008 (1)
- May 2008 (8)
- April 2008 (14)
- March 2008 (10)
- February 2008 (16)
- January 2008 (23)
- December 2007 (23)





wahh