the name is Hedayat Samsuddin Hometown : Kuala Kangsar Multimedia University graduate
Current place : Kuala Lumpur Love cars and computers. Member of Kelisaclub and
Vipstylesociety Anyway, enjoy hedayat7.com
Noh Hujan, Lan Typewritter, Din Homatov Estranged, Imran OBS, AJ Pop Shuvit dan loQue MonoloQue/Butterfingers
Tak pernah sesaat daku meragui
Apa yang telah daku temui selama ini
Tak pernah sesaat daku menyesali
Apa yang telah aku nikmati
Apa ku alami
Selagi hayat dikandung badan
(korus)
Takkan ku menyerah kalah walau mimpiku musnah
Harapanku hancur sayapku patah
Kan ku pancarkan cahaya seperti pelita
Ke serata dunia yang gelap gelita
Sehingga hembusan nafas yang terakhir
Tak pernah sesaat aku mencurigai
Apa yang telah aku kecapi setakat ini
Tiba saatnya kan ku tangisi
Pada yang pergi takkan kembali
Kembali lagi
Selagi hayat dikandung badan
(korus)
Takkan ku menyerah kalah walau mimpiku musnah
Harapanku hancur sayapku patah
Kan ku pancarkan cahaya seperti pelita
Ke serata dunia yang gelap gelita
Sehingga hembusan nafas yang terakhir
Selagi jasadku belum terkubur
Selagi tubuhku belum ditimpa uzur
Pantang datuk nenek moyangku berundur
(korus)
Takkan ku menyerah kalah walau mimpiku musnah
Harapanku hancur sayapku patah
Akan ku pancar cahaya seperti pelita ke seluruh dunia
Akan ku pancar cahaya seperti pelita ke serata dunia
Seperti cahaya
Kau bilang cinta padaku
Kalau ku bilang pikir dulu
Selera kita
Terlalu jauh berbeda
( 2 )
Parfum mu dari Paris
Sepatu mu dari Italy
Kau bilang demi gengsi
Semua serba luar negeri
Manakah mungkin mengikuti caramu
Yang penuh hura-hura
( korus )
Aku suka jaipong kau suka disko
Oh oh oh oh
Aku suka singkong kau suka keju
Oh oh oh oh
Aku dambakan seorang gadis yang sederhana
Aku ini hanya anak singkong
Aku hanya anak singkong
Kalau kau benar sungguh mau
semua milikku untukmu jiwa dan ragaku
semuanya milikmu
Bukanlah emas permata (intan berlian?)
Juga bukan gemerlap dunia (bintang-bintang?)
Bulan madu aku pun tak minta
Asalkan kita dapat berdua aku pun bahagia
Kemana pun kau pergi ku kan ikut kamu
walau ke hujung dunia
Jangankan gunung Fujiyama, Fujiyama
Puncak Himalaya ku ikut kamu
Jangankan ke Kamboja, ke Kamboja
ke Ethiopia kuikut kamu
Kalau memang kamu cinta aku, ke kutub utara aku ikut kamu
Jangan.. jangan.. janganlah kau ragu-ragu sayang
Jangan.. jangan.. janganlah ragukan cintaku
Jangan.. jangan.. janganlah bimbang dan ragu sayang
Sungguh mati aku cinta kepadamu
Hiburan pada minggu ini ialah lagu Glen Fredly – Januari.
Berat bebanku
Meninggalkanmu
Separuh nafas jiwaku
Sirna…
Bukan salahmu
Apa dayaku
Mungkin benar cinta sejati
Tak berpihak Pada kita
Reff:
Kasihku
Sampai disini kisah kita
Jangan tangisi keadaannya
Bukan karena kita berbeda
Dengarkan
Dengarkan lagu…..lagu ini
Melodi rintihan hati ini
Kisah kita berakhir di Januari
dulu kau kata pada diriku
kau hanya cintaku seorang
tapi mengapa kau menduakan cintaku
dimanakah janji manismu
yang dulu pernah kau ungkap
kau ingin bina mahligai indah bersama
pergilah sayang jangan kau berpaling
pergilah kepada si dia yang kau cintai
lupakanlah segala kenangan kita bersama
jangan kau tipu hatiku lagi oh kasih
ku masih ingat saat kau kata
sampai disini hubungan kita
hancur kecewa musnah segala harapan
dimanakah hilangnya cinta
atau kau sengaja berpura-pura
kenapa kau buat aku begini
kau aku benci benci selamanya
janagan kau berani temui diriku lagi
bukan salahku ingin membencimu
memang kau sengaja mencari musuh
tak inginku ingati kembali memori duka
berhentilah melukai hati ku kasih
tolonglah ku tak berdaya menahan sakit hati..
p/s : this song is originally made by mr Azhari .. best kan ..
Actually for me, bila kita marah or frust macam mane pon terhadap orang yang kita cinta, everyword yang kita keluarkan are the contra of what we feel inside. Ego maybe. Try to contra all the words up there. It is what I feel. Hehe.